Filed under Random

Pikiran-pikiran Random Hari Ini

Sampai jam segini tadi belum kepikiran nulis tema khusus Tadi pagi agak siang tiba di kantor, karena antar surat ke Puskesmas di pulau Moyo. Tiba di kantor cuma kontak-kontak stakeholder buat kepentingan program, ehh mesti wis mbulet isinya. Jelang siang internet kantor mati, disinyalir gangguan kabel Telkom dan sambungan terputus area Bali-Nusra, wihh. Buka-buka folder … Continue reading

Ayam Jantan

Ayam jantan satu tahun yang lalu, rasa marah akan sebuah kehidupan baru. Sebuah perasaan asing, jika tak bisa dinamai, sebut saja keterasingan. Kaget, pengen ketawa, bercampur marah hari itu. Hingga hari ini sudah mencoba, tapi saya tidak pernah memaafkan apa-apa Ayam jantan lagi, saya berharap tidak kalah dengan air mata setelah ini Hujan bulan Juni … Continue reading

Lingkaran (2)

Berhubung resensi saya tentang Arus Balik gak selesai-selesai, agak males nulis blog. Trus tiap minggu nulis tentang JKN di salah website jurnalisme warga lokal kadang bikin malas nulis yang lain. *halah alasan Baiklah, sedang ingin mengeluarkan unek-unek, yaitu tentang lingkaran pertemanan. sedang merasakan keajaiban lingkungan pertemanan sih. Dulu jaman umur 20an awal adalah masa bingung-bingungnya … Continue reading

Kepergian

Suatu hari pada sebuah pertemuan : kemana kita akan pergi setelah meninggal? Jika kamu percaya bahwa hidup ini sebuah siklus lahir-tumbuh-tua-mati dan terlahir kembali, aku akan mudah menjawabnya untukmu. Tetapi pertanyaanmu adalah kecemasan. Malam telah tiba, di sebuah pantai yang kita kunjungi beberapa hari sebelumnya. Angin pantai meniupkan kecemasan itu padamu tanpa berarti sebuah pertanda. … Continue reading

Jangan Berakhir dulu Juni

Halo Juni yang hampir berakhir. Lama tidak nyampah di blog yang ternyata telah berumur lima tahun ini. Dari segi isi, blog ini tidak ada kemajuan yang berarti. Pengen nulis serius, kadang terlalu serius, mau nulis guyonan bermutu ternyata saya susah tertawa sejak dalam pikiran. Mau nulis perjalanan-perjalanan kemarin, keburu lupa karena kesibukan-kesibukan yang seharusnya tak … Continue reading

Tentang Hari-hari

Tentang mendengarkan berita pagi ini, mendengarkan berita pagi rasanya seperti menyiapkan harimu untuk sesuatu yang lebih kacau. Pikiranmu menjadi ruwet bercampur dengan berita-berita sampah dalam seharian itu. Apakah kita sudah menjadi tak peka, tentu tidak, berita-berita itu memang sampah yang harus kau jauh-jauhkan  dari kepalamu. Saat seperti itu aku membayangkan ada yang menggantikan saluran tv … Continue reading

Isja untuk Pavel

Aku melintasi sekali lagi jalanan menuju perkampungan itu Kali ini sengaja kupakai sarung tangan rajutan ibunda Warnanya pucat, dibeberapa bagian sudah tampak mengendur Tapi hatiku yang telah jatuh pada perempuan tua itu tak akan menjadi pucat dan kendur Musim dingin kali ini tak mampu lagi membekukanku Aku telah membekukan hatiku jauh hari sejak kita mengrikrarkan … Continue reading

Dik Aya : Kabar dari Kotamu

Untuk dik Aya, Dik, saat aku menulis surat ini, purnama sasih kanem kurang seminggu lagi. kamu bisa bayangkan dik, malam ini bulan telah lebih dari separuh, tapi langit mendung. Apa kabar kiranya dik Aya pada bulan yang basah begini? Masih mendampingi teman-teman tak biasa itu? Aku memutuskan membeli buku catatan tebal. Lalu menulis surat ini … Continue reading

Lalu, Kita Berlari-lari

Lima hari terasa begitu singkat. Tiba-tiba saja kita sudah dihadapkan dengan langit sore yang mendung, tidak rela dengan perpisahan yang sementara ini. Waktu tergopoh-gopoh, memaksa kita mempercepat diri. Kamu membantuku mengemasi kenangan-kenangan yang belum kurapikan sejak beberapa hari ini. Kenangan kita sepanjang Sudiang- Daeng Sirua. Lima hari itu kita mengukur jalanan ini. Mengomentari sejauh yang … Continue reading

Citra Sampah

Baru kali ini aku kehilangan kata-kata, bukan hanya sehari  dua hari ataupun seminggu, hampir dua bulanan. Bayangkan betapa tersiksanya menahan kata-kata yang siap dimuntahkan. Betapa tersiksanya jika pada akhirnya kita harus kalah dengan diri sendiri. Aktivitas yang seharusnya menciptakan banyak kata hanya tertuang pada ruang berbatas 140 karakter. Itupun hanya sebatas nyinyir gak jelas, dan … Continue reading