Filed under hari-hari

Pulang

Tibalah waktunya kembali. Berhubung bulan lalu gak sempat update, jadi disempatkan akhir bulan ini menorehkan catatan. Dan tanggal 30 Juni ini habis kontrak. Antara seneng, bebas dari kerumitan-kerumitan dan drama, sedihnya harus ninggalin Lombok. Waktu kesini sih menggebu-gebu banget, awalnya sih belum tahu berapa lama lagi project tapi udah meyakinkan diri sendiri kalaupun cuma jangka … Continue reading

Paradoks Hak Perempuan

Kalau mau menemukan paradoks soal menjunjung tinggi hak-hak perempuan itu gak usah jauh-jauh, di keluarga kita sendiri. Mumpung masih dekat hari perempuan internasional kemarin sempatkan ngeblog soal perempuan dan keluarga. Suatu kali adik ipar bapakku, yang berarti pamanku mengatakan “keluarga kita ini matriarki, kalau mau nikah dari pihak perempuan harus hal-hal yang menjadi fokusnya, bla … Continue reading

Such a zonk situation

Pardon me, if this blog just such as a my mind trashbin, but I really don’t know where I have to share things that I called it zonk situation. (Belum lancar mau nulis inggris, lama mikirnya) Zonk situation itu semacam kamu masuk di sebuah lubang, trus kamu diperosokin sini, diperosokin lagi sama situ, dan terakhir … Continue reading

Hal-hal Menyenangkan Tahun 2016

Januari belum berakhir, masih boleh lah refleksi selama 2016 kemarin.   Selama bulan Januari ini saya sibuk menyiapkan masa depan (bukan nikah, bukan) haha. Selama tahun baru ini belum sempat refleksi tentang hal-hal yang sudah saya lakukan selama 2016. Ini berawal sejak pertengahan Desember lalu sebenarnya, saat prediksi hasil ielts saya keluar, hasilnya menggalaukan. Butuh … Continue reading

Drama Paspor Online

Tanggal 3 Minggu lalu akhirnya saya resmi memiliki paspor Pada saat itu tepat satu bulan kurang tiga hari saya mengurusnya. Drama ini dimulai ketika saya dengan percaya diri mengurus paspor via Online padahal beberapa huruf pada nama di KK/ KTP dengan ijazah dan akta lahir berbeda. Minggu pertama Oktober itu saya mengunjungi websitenya imigrasi, web … Continue reading

Hari Ini Ngantor Bergerak

Ini bisa menjadi salah satu ide kalau sudah bosan dengan suasana kantor. Jadi ya, kami ngantor di Puspadi Bali hari ini. Puspadi merupakan satu lembaga non profit yang mendampingi kelompok difable dibawah Annika Linden Centre di Denpasar. Ide ngantor bergerak pertama kesini adalah, karena direkturnya terbuka banget dengan inisiatif-inisiatif. Kebetulan waktu FGD (Fokus Grup Diskusi) … Continue reading

Mengurus Surat-Menyurat

Mengurus surat menyurat itu melelahkan   Dari mulai kerja awal Februari lalu banyak sekali mengurus surat-menyurat ke institusi. Mengirim surat, mengecek sudah tercatat atau belum, mengkonfirmasi kepastian perihal surat, bertemu dengan pihak terkait, eh surat lagi. Lelah, iya, lelah karena prosesnya juga kadang-kadang masih dibentak-bentak orang bagian administrasinya. Lelahnya kayak nunggu jodoh yang gak pasti … Continue reading

Nasi Campur Gianyar bikin Ketagihan

Aku lupa kapan tepatnya mulai menyukai nasi campur Gianyar. Gara-garanya waktu itu aku mampir ke pasar Gianyar, seorang teman membantu ibunya di pasar kalau senggang. Waktu itu aku mampir bersama seorang teman lainnya, sengaja datang sih. Ibu temanku menyuruh temanku mengajak kami makan siang di warung nasi Gianyar di ujung pasar. Suatu hari yang lain … Continue reading

Batal ke Lembongan

Banyak batalnya ya Bulan-bulan ini Awal bulan Juni lalu ketika bertemu Diah (bukan teman sekantor), aku mengajak dia kabur sejenak dari penatnya pekerjaan. *Gak penat-penat amat sih, bosan saja* iya, ini aku yang mengajak. Akhirnya Diah kepincut dan sudah berselancar tentang apa saja yang akan kami lakukan disana. Pendek kata Diah sudah booking penginapan untuk … Continue reading

Lebaran Kali Ini

Setelah sekian lama akhirnya lebaran di kampung lagi Aku terakhir lebaran di kampung tiga tahun yang lalu, itupun lamanya disesuaikan dengan jumlah tanggal merah. Pulang saat lebaran memang jarang, awalnya sih karena selalu mepet dengan upacara peringatan meninggalnya Kakek, lama-lama kebiasaan. Umat Islam di daerahku awalnya keturunan para abangan, para orang Jawa yang dimuslimkan jaman-jaman … Continue reading