Filed under hari-hari

Hal-hal Menyenangkan Tahun 2016

Januari belum berakhir, masih boleh lah refleksi selama 2016 kemarin.   Selama bulan Januari ini saya sibuk menyiapkan masa depan (bukan nikah, bukan) haha. Selama tahun baru ini belum sempat refleksi tentang hal-hal yang sudah saya lakukan selama 2016. Ini berawal sejak pertengahan Desember lalu sebenarnya, saat prediksi hasil ielts saya keluar, hasilnya menggalaukan. Butuh … Continue reading

Drama Paspor Online

Tanggal 3 Minggu lalu akhirnya saya resmi memiliki paspor Pada saat itu tepat satu bulan kurang tiga hari saya mengurusnya. Drama ini dimulai ketika saya dengan percaya diri mengurus paspor via Online padahal beberapa huruf pada nama di KK/ KTP dengan ijazah dan akta lahir berbeda. Minggu pertama Oktober itu saya mengunjungi websitenya imigrasi, web … Continue reading

Hari Ini Ngantor Bergerak

Ini bisa menjadi salah satu ide kalau sudah bosan dengan suasana kantor. Jadi ya, kami ngantor di Puspadi Bali hari ini. Puspadi merupakan satu lembaga non profit yang mendampingi kelompok difable dibawah Annika Linden Centre di Denpasar. Ide ngantor bergerak pertama kesini adalah, karena direkturnya terbuka banget dengan inisiatif-inisiatif. Kebetulan waktu FGD (Fokus Grup Diskusi) … Continue reading

Mengurus Surat-Menyurat

Mengurus surat menyurat itu melelahkan   Dari mulai kerja awal Februari lalu banyak sekali mengurus surat-menyurat ke institusi. Mengirim surat, mengecek sudah tercatat atau belum, mengkonfirmasi kepastian perihal surat, bertemu dengan pihak terkait, eh surat lagi. Lelah, iya, lelah karena prosesnya juga kadang-kadang masih dibentak-bentak orang bagian administrasinya. Lelahnya kayak nunggu jodoh yang gak pasti … Continue reading

Nasi Campur Gianyar bikin Ketagihan

Aku lupa kapan tepatnya mulai menyukai nasi campur Gianyar. Gara-garanya waktu itu aku mampir ke pasar Gianyar, seorang teman membantu ibunya di pasar kalau senggang. Waktu itu aku mampir bersama seorang teman lainnya, sengaja datang sih. Ibu temanku menyuruh temanku mengajak kami makan siang di warung nasi Gianyar di ujung pasar. Suatu hari yang lain … Continue reading

Batal ke Lembongan

Banyak batalnya ya Bulan-bulan ini Awal bulan Juni lalu ketika bertemu Diah (bukan teman sekantor), aku mengajak dia kabur sejenak dari penatnya pekerjaan. *Gak penat-penat amat sih, bosan saja* iya, ini aku yang mengajak. Akhirnya Diah kepincut dan sudah berselancar tentang apa saja yang akan kami lakukan disana. Pendek kata Diah sudah booking penginapan untuk … Continue reading

Lebaran Kali Ini

Setelah sekian lama akhirnya lebaran di kampung lagi Aku terakhir lebaran di kampung tiga tahun yang lalu, itupun lamanya disesuaikan dengan jumlah tanggal merah. Pulang saat lebaran memang jarang, awalnya sih karena selalu mepet dengan upacara peringatan meninggalnya Kakek, lama-lama kebiasaan. Umat Islam di daerahku awalnya keturunan para abangan, para orang Jawa yang dimuslimkan jaman-jaman … Continue reading

Mendadak Mudik

Mudik ini tidak direncanakan, karena bulan Mei lalu baru pulang hari raya. Tadi sengaja berangkat pagi-pagi, tak tahunya antre di kapal 2.5 jam. Sudah lama sekali tidak mudik jelang idul Fitri, terakhir sudah bertahun-tahun lalu saat bapak masih ada. Pernah sih beberapa kali pulang idul Fitri tapi menunggu sepi biasanya pas hari H. Sampai di … Continue reading

Saat Nilai Uang terus Menurun

Beberapa hari yang lalu ketika aku belum benar-benar bangun mendengar ibu mengeluh, “jaman sekarang ini rasanya kayak jaman tahun ’98, uang kayak gak ada artinya” katanya. Ibu baru saja belanja sayuran pagi itu, aku tidak menyambung pembicaraan pagi itu. Ibu hanya terus mengeluhkan harga-harga sayuran dan kebutuhan pokok yang terus merangkak. Aku belum ingat betul … Continue reading

Kedua Kalinya : Infeksi Tetanus

Kabar tidak menggembirakan itu datang kemarin Kemarin saya tiba di rumah agak malam, karena ada keperluan belanja bulanan dan belikan oleh-oleh hari raya untuk dikirim ke sepupu yang merayakan lebaran. Sesampai di rumah sepupuku sibuk dengan tugas RPP nya kemudian teleponnya berbunyi. Cukup lama dia ngobrol, setelah selesai ia mengabarkan seorang kakekku, sebenarnya adik dari … Continue reading