Pulang

Tibalah waktunya kembali.

Berhubung bulan lalu gak sempat update, jadi disempatkan akhir bulan ini menorehkan catatan. Dan tanggal 30 Juni ini habis kontrak. Antara seneng, bebas dari kerumitan-kerumitan dan drama, sedihnya harus ninggalin Lombok. Waktu kesini sih menggebu-gebu banget, awalnya sih belum tahu berapa lama lagi project tapi udah meyakinkan diri sendiri kalaupun cuma jangka pendek bakal jadi survivor dan akan cari project lain disini. Setelah dipikir-pikir, terlalu nyaman, tapi dari segi dunia kerja gak kompetitif. Berhubung misi pribadi menyatukan dua insan juga gak ada progress, yowislaahhh mikir yang perlu dipikir Aja.

Di Lombok aku jarang jalan, Sabtu-minggu cuma main seputaran Mataram dan bobok aja kalau project pas gak lagi lari-lari. Kalau project pas lagi kejar-kejaran paling ya kerjain laporan. Tinggal disini seneng sebenarnya, jadi mandiri dan independen, keluarga jarang pantau juga. Tapi saking terlenanya gak ada yang ingatkan buat nabung juga.

Terus, disini belum nemu komunitas yang cocok buat jadi lingkaran baru, banyak sih komunitas cuma gak pernah coba masuk dan kayaknya banyakan yang euforia-euforia aja. Apalagi yaa, belajar banyak banget dari project. Udah berusaha sebaik mungkin, tapi masih diomongin aja, gak ada benernya. Pengalaman dipimpin orang yang bossy banget, tapi ternyata gak punya nyali cuma ngurusin hal sesepele audit. Dan kampretnya, kuharus nyumbang buat balikin uang yang gak boleh tercover funding. Sebenernya masih harus lanjut dua bulan lagi buat closing project, tapi aku gak mau. Pertengahan Juni lalu pengumuman AAS, dan aku gagal. Jadi harus kejar LPDP bulan September, harusnya masih cukup waktu buat siapkan sih.

Oh, ya, banyak tempat yang bakal kurindukan: Senja di Ampenan, meskipun gak nyaman karena tiap duduk dilihatin penjual didepannya suruh beli, tapi paling keren senja disana, nonton film antimainstream di CGV, film populer di LEM, belanja bulanan di Niaga atau Ruby karena lebih murah dibanding ke hyper**** atau *ran*****, dulu kalau pengen ke Mall duduk-duduk aja sukanya ke Mall apa ya namanya, lupa, tapi udah tutup. Ngopi di Maktal coffee and bar, sumpah ini tempat ngopi tercozy disini, tempat favorit mamas sih, tapi aku juga nyaman meskipun cuma pesen strawberry latte sama siomai yang endeess. Menikmati jalan ngebut di by pass pagi-pagi, makan ayam geprek Royal, cari gellato di jalan Sriwijaya meskipun gak enak banget tapi lumayan mengobati kalau pas mood morat-marit, makan bakso haji Anang, sesekali ke Gramedia, keliling kota cuma buat muter aja pas malam minggu kalau gak punya tujuan, dan mungkin lainnya.

Ahhh, Juni ini benar-benar luar biasa, terima kasih Lombok, telah menempa dan menambah lebih tangguh.

Sekian, doakan semua urusan lancar sampai kepulangan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s