Taman Baca

Tadi siang kak Dian kasih tema diskusi tentang perpustakaan, setelahnya kami ngobrol informal ngomongin perpustakaan umum di Denpasar.

Kalau membicarakan perpustakaan di Denpasar pasti terbayangnya perpustakaan daerah di Teuku Umar. Perpustakaan yang isinya buku-buku balai pustaka dan buku-buku tahun 1990 an. Terakhir kesana sih gak lihat buku-buku baru, cuma ada fasilitas wifi yang buat perpusda jadi tambah ramai.

Tapi sebenarnya di Denpasar minat pada budaya literasi ini tinggi, hanya masing-masing bikin perpustakaan di rumah saja. seperti siapa? Bukunya dikardusin lagi, belom tahu punya rumah sendirinya kapan.

Di Denpasar ada perpustakaan yang awalnya buku pribadi yaitu Taman Baca Kesiman, yang dulunya Taman Baca 65. Tempatnya asik, bukan di tengah kota banget. Bisa dibilang pinggiran Denpasar Timur ya. Taman Bacanya juga dibuat agak kedalam jadi lumayan sepi. Selain menjadi taman baca biasanya juga dipakai tempat-tempat diskusi. Tapi tema nya serius terus sihh.

Pertama kali ke Taman Baca setahun yang lalu. Ya tempat-tempat semacam ini memang cocok buat pacaran indie sih. Tapi alasan sebenarnya adalah aku bingung ngajak kak Dedy pergi kemana, hahaha. Jadi janjian dengan beberapa teman waktu itu, tapi karena aku tidak biasa bergaul disana agak kikuk juga, dan akhirnya kami pindah tempat ngobrol.

Kedua kali pergi kesana malah saat ada ulang tahun LBH Apik. Diajak mbok Luhde kesana, cuma sebentar doang. Dan hari ini ketiga kalinya kesana. Taman Bacanya masih tampak rapi seperti sediakala, hanya pengaturan tempat duduk untuk baca yang berbeda. Kalau setahun lalu menggunakan meja-meja tinggi, sekarang kursi rotan yang bisa untuk lesehan. Lainnya tidak berubah. Buku-buku juga masih rapi, karena ada anak-anak muda yang tinggal disana. Dan satu lagi ada kudanil yang mirip Badak di depan pintu masuk.

Seorang teman minggu lalu mengundang ke TBK untuk bertemu pada hari Jumat ini, teman-teman sedang ingin membangkitkan semangat literasi di Denpasar. Kebetulan beberapa waktu lalu aku dan teman ini sempat membicarakan terkait semangat literasi ini. Dan tunggu saja bulan depan berwujud apa hal-hal yang kami bicarakan. Sepertinya sebuah rencana jangka panjang yang menarik. Mari berkunjung ke taman baca Kesiman 26 Agustus 2016, mari berbincang banyak hal.

#33HariBagiCerita #29

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s