(Mencoba) Semangat Lagi Belajar

Cuma satu sebenarnya kuncinya, konsisten

Ini perihal belajar bahasa inggris. Belakangan merasa “dedel” deh, belajar kok gak mudeng-mudeng. Sepertinya belajarnya masih berbanding lurus dengan komitmen. Lha diet aja butuh komitmen, apalagi belajar ya.

Jadi sebenarnya dorongan buat belajar bahasa inggris ini berhubungan dengan keinginan buat lanjut kuliah lagi. Terserah deh, kuliah dalam negeri ataupun luar negeri, Tapi cita-citanya yang paling tinggi dulu ya. Semuanya juga perlu skor ielts atau toefl tinggi buat dapatkan beasiswa nya dulu. iya, beasiswa, karena butuh biaya lumayan buat lanjut study ini. dan yang kedua karena peer pressure  ternyata benar apa yang dikatakan pak Roem bahwa Sekolah Itu Candu.

Mungkin terkait kebutuhan sekolah ini manusia ibaratnya cawan, pengen terus diisi ketika cawan sudah hampir tandas. Apalagi kalau tempat kerja kita hampir sedikit memberikan ruang bagi kita buat berkembang ataupun pelatihan-pelatihan atau bahkan kita bekerja pada hal yang sama sekali tidak kita minati. keinginan buat sekolah akan semakin kuat, harapannya bisa menggapai yang lain yang membuat kita lebih bisa berkarya, syalalala.

Perihal sekolah-sekolahan ini, kalau saya ngeluh ke sahabat saya Vinda, dia akan bilang, “ya kalau kita punya uang mah beb, mau S2 atau mau jadi apa saja juga bisa.” hehe, bener juga. Tapi saya tetap berusaha sebaik mungkin untuk mencapai yang paling maksimal.

Saya suka uring-uringan sebenarnya kalau urusan belajar dan gak mudeng-mudeng, tapi masih ada yang selalu dukung. dan selalu dibilang, “sudah pernah tes berapa kali sih, gitu aja udah nyerah,”  kemudian introspeksi diri lagi. Kebetulan juga karena ada teman-teman yang sedang berjuang serta bloger-bloger pejuang beasiswa yang baik hati. Menyediakan informasi hingga se-detail mungkin perihal tes toefl dan IELTS. Thanks mbak Marintan bloger favorit saya, kemudian juga ada sumber-sumber yang dibagikan oleh teman-teman.

Soal tes TOEFL, aku udah pernah coba dari tahun 2013, kemudian tes lagi 2014, 2015 dan 2016, Hahaha. Dari Mulai tes toefl ITP masi 300 ribu hingga sekarang 500 ribu. Kenapa sampai beberapa kali kok belum tercapai skor yang diinginkan? kurang dipersiapkan sesungguhnya saudara-saudara. Iya, dari dulu niatnya belajar, tapi bukunya gak pernah dibuka. 😥

Sampai kemudian akhir Mei lalu mengikuti uji coba IELTS pada pameran pendidikan para awardee LPDP. Kebetulan uji coba nya gratis. Hasilnya tetap belum bisa memuaskan sih, tapi dari tes ini jadi mulai semangat lagi. Ditambah, ternyata Ninung, seorang teman alumni pencerah nusantara juga sedang mempersiapkan buat tes ini. Jadi ada teman yang ditanya tips-tipsnya, terutama buat belajar lebih sistematis lagi.

Hari ini sudah download beberapa video tips untuk belajar IELTS, rasanya dulu kak Dedy juga pernah copykan sih, tapi hard disk nya sedang rusak. hikz. Semoga tabah semangat.

 

Awal pekan penuh energi,

Happy

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s