Sebuah Refleksi : Semacam Mengalami Quarter life crisis

Selamat Tahun Baru 2016

Jarang-jarang posting blog pas tanggal 1 Januari banget, biasanya sibuk kemana-mana menghibur diri setelah merefleksi setahunan kebelakangnya yang ternyata banyak sekali hal melelahkan yang tak terbayar. Jadi, aku merasa awal tahun ini agak stabil meskipun secara emosi gak stabil-stabil amat sih. Mungkin karena efek setahun kebelakang sudah merasa melakukan banyak hal yang bermanfaat, liburan sambil kerja *ehh kebalik, dan nge mall dari yang mulai mall sepi hingga mall besar yang “kadang bikin bingung” sebenarnya mereka jualan apa sampai pengunjung rame berdesak-desakan kayak di pasar malam-sepanjang jakarta timur-pusat-karawang-bekasi. Duhh, ketahuan dehh.

Tahun 2015 menurutku tahun yang paling membanggakan, meskipun prestasi sedang-sedang saja-bahkan kalau yang menilai Kadinkes Karawang mungkin kurang terus- duh Baper kan. Ya, tigaperempat bagian 2015 yang kuhabiskan di Karawang benar-benar luar biasa, bukan soal bikin apa aja sih?’nya, tapi bagaimana tetap survive diantara godaan untuk menjadi lemah tak berdaya dan diacuhkan, juga tetap kompak dan saling bahu membahu antar anggota team. Gak mudah lho menyamakan isi kepala lima orang menjadi satu, juga tidak mudah namanya memperbaiki kinerja pelayanan primer yang pola nya sudah mendarah daging itu. Sampai 3 bulan pasca penugasan rasanya masih berhutang belum bisa tercapai target maksimalnya. Dan di bulan-bulan menjelang habisnya masa penugasan kupikir masih bisa melakukan banyak hal, ternyata harus kejar target buat survei kesehatan masyarakat yang sampelnya diambil dari semua desa. Tapi malah yang terakhir itu yang mencengangkan, banyak hal yang belum terdeteksi oleh kami, misalnya ternyata di satu desa tertentu gak pernah posyandu, ibu hamil gak pergi ANC dan kasus TB tidak terdeteksi. Setelah tiga bulan pasca penugasan ini pun rasanya masih baper kalau tiba-tiba teringat Pakisjaya.

Pasca Penugasan

Sibuk ngapain setelah program PN? Saya sedang dalam usaha penyembuhan diri, belum ada kegiatan berarti. Sejak awal Oktober saya pulang kampung, menemani nenek hingga hampir dua bulan dan nenek membuka sesi curhat setiap hari. Jalan-jalan bareng sepupu dan para bibi, karena setelah tinggal di Bali saya jarang sekali bepergian dengan mereka. Apply beberapa program yang saya minati dan seleksi sana-sini yang kuanggap sambil lalu. Dan sebulan terakhir sedang belajar TOEFL serius pakai banget.

Penyembuhan dalam rangka apa? Tersebab ada badai kencang yang mengguncang hidup saya-apapun perihal status baru yang berkaitan langsung denganmu akan mempengaruhi hidupmu- ya mama saya tidak single parent lagi. Begitulah, meskipun saya terbiasa dengan badai-badai kecil maupun besar sejak masa belia, tapi tetap saja saya terguncang.

Akhir-akhir ini saya sering teringat, November lalu ulang tahun saya yang ke-25, kemudian juga teringat hal-hal yang terjadi tiga bulan ini, bulan pertama saya menikmati liburan yang sebenarnya, tanpa harus terbebani tugas dan terikat waktu. Bulan berikutnya agak bosan karena intensitas bergaul dengan keluarga, yang membuat mereka memberikan penilaian dan kuliah khusus terhadap saya perihal pekerjaan, pasangan dan rencana hidup. Bulan ketiga ini saya sedang mengkhawatirkan tentang pekerjaan. Dan tepat akhir tahun ini banyak sekali undangan pernikahan dari teman-teman.

Saya tahu rencana Tuhan sangat baik, saya ingat betul ketika seorang rekan se-team di Karawang bertanya, mau ngapain setelah PN? Saya menjawab, istirahat dulu. Dan seperti saat ini jawaban semesta atas kata-kata yang saya ucapkan layaknya doa.

Setelah ini mau ngapain? Pengen banget kuliah, dan semoga semesta mendengarkan doa yang ini juga.

Mungkin seperti inilah yang dikatakan quarter life krisis, saat kamu bingung, mau berkarir seperti menjadi apa, atau mau kuliah lagi tapi untuk apa? atau mau menikah, tapi dengan siapa?

Dan pada Tahun Baru ini saya berdoa untuk kekuatan yang penuh dan tak habis-habis serta liputan kasih sayang yang melimpah, agar lebih tangguh menghadapi badai-badai serta energi yang penuh untuk usaha-usaha, baik berhubungan dengan pekerjaan dan study, dan ganti status setelah panen buah naga, hahahaha. =))

Ps : buah naga nya belum ditanam cyynnn…

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s