Posted in August 2011

(Sebut Saja) September Ceria

“Diujung kemarau panjang, yang gersang dan menyakitkan, kau datang menghantar kesejukan, Kasih, Kau beri udara bagi nafasku, Kau beri warna bagi kelabu jiwaku…. September ceria 4x, September ceria milik kita bersama…” Tentu pernah dengar kan cuplikan lirik lagu diatas. Ya itu lirik lagu September Ceria nya si Burung Camar Vina Panduwinata.

Kisah Mudik, saat Lebaran Kayak Kamu

” Kubilang lebaran ini kayak kamu, ‘Gak Pasti,’ ini kutipan kalimat yang kudapat dari timeline mbah Sudjiwotejo pagi itu” Benar juga lebaran tahun ini memang gak pasti, seperti sikapmu. Kadang berlagak serius, kadang kelihatan main-main, bikin hatiku gak cuma lelah, tapi benar-benar payah dan capek. Tapi meskipun begitu hatiku lagi happy di lebaran hari ini. … Continue reading

Menoreh Pesimistis cin(T)a

“Tuhan mencintai Cina dan Annisa, tapi Cina dan Annisa tidak dapat saling mencintai karena mereka menyebut Tuhan dengan nama yang berbeda” Hari ini adalah yang kesekian kalianya aku nonton film itu lagi. Cin(T)a sebuah film indi garapan Sammaria Simanjuntak, bagiku film ini bikin ketagihan. Secara dangkal dalam film ini menceritakan tentang pasangan beda keyakinan, yang … Continue reading

Darah Juang, Belum Mampu Menyentuh Mahasiswa Baru

“Disini Negeri kami, tempat padi terhampar Samuderanya.. kaya raya, Negeri kami subur Tuhan. Di negeri permai ini. Berjuta rakyat bersimbah luka Anak buruh tak sekolah, Pemuda desa tak kerja…” Cuplikan lirik darah Juang ini mampu membuat aku merinding kemarin (23 Agustus 2011). Konon kata Kak Dedy, kawan saya dari Makassar, lagu ini selalu mampu membakar … Continue reading

Reparasi Hati

Hai matahari, aku bertemu rajawali mu disini, dihatiku. Andai aku juga bisa menjadi matahari sepertimu tentu kita bersinar sama terangnya. Sayangnya aku hanya pipit yang baru mencoba terbang dan berkicau.