Sanur, Kenapa Harus Dinikmati dengan Cara Berbeda?

“berasa di luar negeri ya kita” kata Dian Purnama, ketika kami sama-sama pergi ke pantai Sanur.

Pantai Sanur, salah satu kawasan wisata di Bali yang dapat menyihir begitu banyak wisatawan. Tetapi sayang kita tidak bisa menikmati selayaknya mereka, para wisatawan asing maupun dari dalam Indonesia sendiri.

Selasa, 2 Februari lalu saya dan kak Dian ke Sanur. Ia mengaku sejak TK tinggal di Denpasar, tetapi baru sekali saja pergi ke Sanur. Dan kali ini ia ingin ke sana lagi. Petualangan kami mulai dari pantai matahari terbit. Kami menyusuri pantai yang sedang tidak terlalu ramai pagi itu. Melewati beberapa pedagang makanan di matahari terbit dan beberapa art shop kami sampai di belakang hotel Sanur Beach. Langkah kami terhenti di situ karena kami terpesona oleh sebuah tulisan “ BAGI YANG TIDAK BERKEPENTINGAN DILARANG MASUK”. Dan itu berarti kami juga tidak bisa melanjutkan perjalanan sampai ke pantai Sindhu dengan berjalan kaki.

“wow, jadi pantai sekarang pantai ada yang punya y?” kata kak Dian. Kami tidak lama di tempat itu. Segera berbalik saja. Masih di dekat hotel tersebut, akhirnya kami menemukan sesuatu yang menarik. Museum Le Mayeur. Museum tersebut dulu tempat tinggan Le Mayeur,. seorang pelukis terkenal yang menikah dengan perempuan Bali, Ni Wayan Pollock.

Sedikit ragu kami memasuki area museum itu, dan sepi. Hanya ada sekitar tiga pegawai di sana. Kelihatanya tugas pegawai disana hanya bersih-bersih area museum. Karena jarang ada pengunjung ke sana. “ternyata tidak mahal tiketnya” kata kak Dian. Hanya dua ribu rupiah saja, tetapi tetap saja orang tidak mau berkunjung kesana.

Kami mulai menyusuri ruangan demi ruangan di museum itu. Museum itu tidak terlalu besar dan letaknya berdampingan dengan art shop. Di dalam museum tersebut menyimpan lukisan karya-karya Le Mayeur. Kebanyakan dari lukisan tersebut merupakan gambar istrinya sendiri Pollock. Wanita itu dulunya penari, dan menikah dengan Le Mayeur pada saat usinya masih belasan.

Seusai berkeliling museum kami kembali berjalan menuju pantai matahari terbit lagi untuk mengambil motor. Selanjutnya kami berkeliling Sanur sebelah selatan. tempat dimana kami merasa seperti di luar negeri. Sepanjang jalan yang kami temui hanya wisatawan asing saja. Sepertinya hanya mereka saja yang bisa menikmati keindahan Sanur. Orang-orang lokal menikmati Sanur dengan cara mereka sendiri. Memilih lokasi-lokasi strategis untuk meraup rupiah mereka.

Perjalanan kami akhiri di pantai Mertasari, pantai yang menderita abrasi sangat parah akibat reklamasi Pulau Serangan. Pemandangan di sana begitu membuat kami iri. Bagaimana tidak, para wisatawan asing tersebut sedang menikmati bersepeda ria di trotoar pinggir pantai. Dan beberapa lainnya asyk bercengkrama di café-café yang sengaja dibangun di pinggir pantai. Dan kami pun kembali dari “Luar Negeri” tersebut.

Advertisements

5 thoughts on “Sanur, Kenapa Harus Dinikmati dengan Cara Berbeda?

  1. Nice Post… !!! untung pantai di kampungku “singaraja” tidak seperti itu, tidak dikavling” paling hanya digunakan untuk parkir perahu para nelayan tradisioanal … !

  2. komang : bersyukur dunk msi bs menikmati indahnya pantai sendiri..smg pantai singaraja tdk terjamah manusia serakah,,

  3. wah…. Sanur….

    salah satu bagian dari Kota Madya Denpasar yang sulit diungkapkan dengan kata-kata…. mulai dari keindahan, hedonisme, materialisme, dualisme, spiritualisme, kriminal dan masih banyak lagi….

    pantainya indah, tempat turis berlibur, banyak hiburan dan kesenangan include wisata seks, kehidupan masyarakat yang bergantung pada hiruk pikuk wisata, dualisme budaya vs uang, meski demikian menjelang Nyepi tempat ini dijadikan tempat untuk Melasti (menyucikan pikiran dan hati untuk menyambut tahun baru), kalau ingat Sanur teringat musibah yang menimpa adik sepupu kena curanmor….

    Huh… sebenarnya masih banyak lagi tapi ga enak diceritakan disini…

  4. pantai sanur merupakan wisata pantai yang bisa dikatakan wajib dikunjungi jikalau berwisata kebali.,.
    Saya sudah lama tidak berkunjung ke Bali..
    dengan catatan yang dibuat ini mungkin dapat memberi gambaran tentang pantai sanur sekarang ini.,.,.

    Semoga saya dapat berkunjung k Bali lagi untuk melihat keindahan yang ditawarkan oleh pulau dewata.,.,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s